Basic Information
- Name
- Title
- Race
- : Scaha Galanta
- : The Hollow Night
- : Human
- Origin
- Faction
- Quotes
- : Veltharia
- : World Goverment
- : "Say less, work more"
Appereance
- Height
- Weight
- Age
- : 187cm
- : 75 kg
- : 29
- Weapon
- Attire
- Detail
- : Schyte
- : -
- : Have a crow named "Albatross"
Personality
- Habit
- Hobby
- Fear
- : Keluyuran malam-malam
- : Reading a Book, Play with a child
- : Rainy day in night
- Desires
- Hatreds
- : Spicy Foods
- : Yappers & You
STAT & ATRIBUTES
Overview
Scaha Galanta merupakan mantan dari 10 Pilar Dunia yang pernah memegang title sebagai yang terkuat hingga mendapat julukan The Hollow Night oleh para kriminal.
Dikenal dengan tatapan dan sifat yang begitu dingin seolah siap menghakimi siapa saja yang berani bertindak dihadapannya
Setelah pensiun dari posisi-nya sebagai 10 Pilar Dunia, Scaha beralih profesi menjadi Ketua Divisi Penyelidik dibawah naungan Serikat Dunia, bertugas menangani kasus abnormal dan anomali lintas benua.
Keberadaan Serikat Dunia sendiri dipandang tidak baik oleh kalangan masyrakat sehingga memberikan tekanan sosial bagi Scaha hingga di cap sebagai “Anjing Pemerintahan” karena dianggap hanya tunduk dan tidak peduli kepada kebenaran yang sebenarnya.
Appereance
Scaha adalah wanita bertubuh ideal dengan tinggi badan sekitar 189cm dengan rambut panjang berwarna hitam mengkilap dan mata berwarna merah ruby.
Berpakaian dengan nuansa Gothic serta topi hitam berhiaskan mawar perak.
Menyesuaikan dengan lingkungan, saat musim dingin Scaha biasanya mengenakan sarung tangan hitam serta mantel bulu berwarna putih yang terbuat dari bulu Wolf Artic.
Tongkat kayu hitam hampir tidak pernah lepas dari tangan kanannya, sementara lentera berapi putih selalu dibawa kemanapun dia pergi
Scaha memiliki familiar seekor gagak hitam bernama Albatross yang sering mengikutinya kemanapun dia pergi.
Dua luka terlihat jelas di wajahnya, luka sayatan yang ada di dekat mata kirinya didapat saat bertarung dengan Igris Vermillion Bloodfallen saat insiden The End Of Journeys.
Luka sayatan kecil dibagian bibir bawah didapat saat dia kecil tepat ketika insiden The Hollow Night.
Public Rumor
Rumor mengatakan, bahwa siapa saja yang melihat api putih di tengah kegelapan maka dipastikan tidak akan pernah kembali hidup-hidup.
Personality
Scaha dikenal sebagai sosok realistis dan rasional yang selalu bergerak cepat dalam mengambil keputusan.
Ekspresi dingin dan nada bicara ketus yang menjadi ciri khas, seringkali membawa Scaha kedalam dilema sosial yang rumit.
Anak-anak di beberapa wilayah bahkan menjulukinya The Mist Lady sebagai sosok dingin yang sulit didekati namun selalu datang membawa kejutan.
Dibalik penampilan yang dingin dan tampak tidak berbelas kasih, Scaha merupakan wanita yang lemah lembut dan sangat menyayangi anak kecil, terlihat dari bagaimana dia selalu datang ke panti asuhan yang berbeda setiap minggu-nya untuk membawakan makanan dan mainan.
Scaha tidak terbiasa dengan pujian dan sanjungan, ketika menerima dua hal itu dia akan berusaha keras menutupinya dengan wajah datar sembari mengalihkan pandangannya.
Ekspresi datar inilah yang terkadang membuat sebagian rekan kerja Scaha bernama Yukio Kitsune kesulitan mnegetahui atasannya ini sedang marah atau sedih.
Hujan di malam hari menjadi salah satu keadaan dimana emosi Scaha menjadi tidak stabil karena mengingatkannya akan trauma masa lalu yang terus menghantui.
Dalam kondisi mental yang memburuk, Scaha cenderung mengurung diri selama berhari-hari dan memutus kontak dengan siapa pun hingga emosinya kembali stabil.
Public Impression
Di mata kebanyakan orang, Scaha dianggap sebagai wanita tanpa empati yang hanya bekerja demi kepentingan Serikat Dunia.
Actual Personality
Namun orang-orang yang pernah bekerja langsung dengannya mengetahui bahwa Scaha diam-diam sering membantu korban perang dan anak yatim tanpa meninggalkan identitas.
Abilties & Powers
Overall Skill Level
Scaha merupakan satu dari sekian banyak penyihir yang mampu melakukan manipulasi sihir hingga ke tahap paling tinggi yaitu dapat menciptakan aturan konsep miliknya sendiri.
Selain memiliki kecakapan dan keahlian dalam dunia magis, dia juga dikenal dengan kemampuan bertarung jarak dekatnya dengan senjata panjang seperti tombak atau halberd meski beberapa kali diketahui dia hanya sering menggunakan rapier saat bertarung.
Bukan cuma kemampuan fisik dan magis, kemampuan analisis tempur Scaha bahkan pernah tercatat sebagai salah satu yang terbaik di generasinya.
Poison & Dark Resistance
Penguasaan sihir kematian dan elemen gelap memberinya ketahanan tinggi terhadap racun serta korosi magis.
Scaha memperoleh ketahanan terhadap serangan dan pengaruh dari Dark Elemental serta Poison yang secara tidak langsung menjadi musuh alami bagi para assassin dan Warlock.
Weapon Mastery
Selain menggunakan tombak dan pedang, Scaha juga dikenal mampu menggunakan senjata apapun meski bukan di tingkatan ahli, kemampuan ini secara tidak langsung memberikan keuntungan lebih baginya agar mudah beradaptasi di segala medan pertempuran.
Threat Assessment – Arsip Militer Serikat Dunia
“Dalam pertempuran skala besar, Scaha dianggap mampu mengubah arah perang seorang diri.”
Physical Capability
Sebagai mantan anggota 10 Pilar Dunia, kemampuan pertarungan jarak dekat Scaha berada jauh di atas kebanyakan petarung profesional.
Ia dikenal tidak ragu menerima serangan langsung demi menciptakan celah untuk serangan balasan yang lebih mematikan.
Meski bertubuh ramping, kekuatan fisik dan daya tahan tubuhnya tergolong abnormal untuk ukuran manusia biasa. Beberapa kriminal bahkan menggambarkan pertarungan tangan kosong melawan Scaha sebagai :
“Pilihan yang lebih buruk daripada mencoba melarikan diri.”
Kemampuan ini berkembang jauh lebih brutal setelah pertarungannya melawan Igris Vermillion Bloodfallen dalam insiden The End Of Journeys.
Sejak saat itu, gaya bertarung Scaha menjadi :
- Lebih Agresif
- Tanpa Keraguan
- Efisien
Combat Habit
Scaha diketahui memiliki kebiasaan sengaja mendekati lawan pengguna sihir untuk membatasi ruang casting mereka sebelum menghabisinya dalam jarak dekat.
Mana Capacity
Dibandingkan anggota lain dari 10 Pilar Dunia, kapasitas mana milik Scaha justru tergolong yang paling kecil dan jauh dari level para Magus Apex.
Keterbatasan ini terlihat dari bagaimana ia hanya mampu mempertahankan maksimal dua manifestasi bayangan secara bersamaan dalam satu waktu.
Meski demikian, kualitas mana milik Scaha berada pada tingkat yang sangat tinggi hingga mendekati kondisi “murni”, membuat setiap penggunaan sihirnya memiliki efisiensi dan kepadatan abnormal.
Kekurangan tersebut memaksa Scaha mengembangkan gaya bertarung yang jauh lebih agresif dan presisi dibanding kebanyakan pengguna sihir lainnya.
Dalam pertarungannya melawan Igris Vermillion Bloodfallen saat insiden The End Of Journeys, Scaha diketahui berhasil menembus limiter tubuhnya sendiri dan meningkatkan kapasitas mana hingga mampu menciptakan manifestasi bayangan baru untuk pertama kalinya.
Special Ability
Hollow Reverie
Merupakan kemampuan konsep tingkat tinggi milik Scaha Galanta yang memanifestasikan “bayangan” sebagai bentuk eksistensi abyssal.
Berbeda dengan sihir bayangan biasa, Hollow Reverie memungkinkan Scaha :
- Menciptakan manifestasi hidup dari abyss,
- Menyimpan objek maupun makhluk dalam ruang bayangan,
- Memakan cahaya dan menahan Holy Magic
- Mempengaruhi mental target melalui rasa takut, trauma, dan kehampaan.
Manifestasi yang tercipta melalui Hollow Reverie dikenal memiliki sifat semi-hidup dan akan terus berevolusi seiring kondisi mental serta emosi Scaha.
The Seven Nocturne Generals
Tujuh manifestasi tertinggi yang dianggap sebagai simbol bencana di berbagai wilayah Valtheria.
Dalam kondisi tertentu, Hollow Reverie bahkan mampu mengubah area di sekitarnya menjadi :
Malam Tanpa Akhir
Di mana batas antara realita, mimpi buruk, dan abyss mulai menghilang.
The Manifestation
Albatross
Intine Manuk
Fenrir Nox
Intine Manuk
Astraea
Intine Manuk
Malkuth
Intine Manuk
Nyx Eater
Intine Manuk
Morrigan
Intine Manuk
Azrael
Intine Manuk